Mengurus “Benda-benda Pusaka” Baru

dompet12Masih teringat bahwa tanggal 12-12-12 (postingan sebelumnya : [Sedih] Benda Pusaka Hilang..!) merupakan hari paling sial, tetapi dengan kejadian itu ada hikmah yang saya peroleh, yaitu harus lebih berhati-hati dalam menaruh barang-barang berharga. Setelah ditelusuri ternyata dompet beserta isinya kemungkinan hilang di rumah karena ada oknum orang tak dikenal yang berpura-pura  melakukan pengecekan instrallasi listrik di rumah ane ,,*maklum belum 1 tahun menempati rumah baru, masih belum paham lingkungan sekitar.

Sebetulanya ada kejadian seperti itu sebelumnya, sebuah laptop hilang dikamar. Kondisi rumah pada saat itu memang tidak terkunci dan sedikit terbuka, kejadian disiang bolong saat penghuni sedang tertidur, sebetulnya para tetangga sudah melihat, tetapi tetangga tidak curiga karena dikira orang yang masuk teman kami (ane dan istri ane). Tetapi sudah lah hilang ya hilang, yang penting sudah bisa belajar dari kejadian itu semua.

Lanjut ke halaman mengurus benda pusaka tersebut, saya berani mengatakan benda pusaka karena karena isi dompet yang hilang itu meliputi KTP, SIM A, SIM C, ATM 2 biji, STNK… 😦 gk pusing tuh kalau hilang.. !.

Proses pertama yang kami lakukan adalah mengurus KTP, karena KTP asli sangat diperlukan untuk mengurus yang lainya, lha…mumpung mengurus KTP dan kebetulan ane masih KTP luar kota dan kebetulan lagi kami belum pisah KK (kartu keluarga) sekalian kami mengurus semuanya. Prosesnya gampang kok, pertama ane cabut berkas dulu ke kota domisili KTP lama ane, kemudian setelah proses selama 2 hari kelar sudah pengantar untuk di bawa ke kota domisili baru. lha…untuk persyaratan dan tata cara cabut berkas tanya Mr. Gugel saja, kurang lebih sama.

Di kota domisili baru tinggal diproses ke –> mulai dari kelurahan, kecamatan, catatan sipil, kemudian udah jadi deh, kurang dari seminggu KTP beserta KK baru ane, alhamdulillah lancar…

selanjutnya mengurus STNK, nha STNK selama masih ada BPKB lancar-lancar saja kok, nggak perlu pakai calo, cuma butuh ketelatenan ikut prosedur yang berlaku saja. Kalau STNK hilang bedanya butuh bukti iklan di koran , dan siaran radio sebagai persyaratan. Untuk bagian informasi barang hilang di radio kemaren entah kebijakan radio itu sendiri atau gimana..gratiiisss.., sedangkan di kolom iklan barang hilang di koran kena biaya sekitar 27 ribu (koran lokal). Kemudian diproses satu persatu ..hmm kelar juga STNK, lha,,..untuk mengambilnya nunggu bulan depan…alhamdulillah

Sambil menunggu STNK jadi, paralel mengurus SIM A dan SIM C, kalau ini lebih mudah prosesnya dibanding STNK, bisa ane tempuh dalam kurun waktu 2 hari ..

Sebetulnya lebih gampang lagi prosesnya jika semua barang-barang tersebut tidak hilang…xixixi..*guyon

0 Responses to “Mengurus “Benda-benda Pusaka” Baru”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: