Warna dan cara melihat AURA

AURA adalah cahaya yang dipancarkan oleh tubuh yang menandakan kondisi fisik, emosi kesehatan, mood dan lain-lain yang ditunjukan oleh warna yang berbeda. AURA itu muncul dari aktifitas listrik yang menjalar di sel-sel syaraf kita. Seberapa besarkah listrik yang ada di syaraf kita? Kecil banget, cuma beberapa elektron volt aja. Seperti yang pernah kita pelajari dari sekolah, aliran listrik yang ada di syaraf kita pun seperti listrik yang menjalar di kabel listrik: adanya medan elektromagnetik dari aliran listrik. AURA adalah pancaran dari medan elektromagnetik yang ada di syaraf kita. Otak merupakan pusat saraf manusia, milyaran sel saraf ada di otak. Itulah sebabnya kalau orang mengamati atau memfoto AURA, lebih mudah di sekitar kepala, bukan di kaki atau perut, karena disekitar kepala-lah pancaran AURA yang paling besar.

AURA memiliki berbagai macam warna atau warna aura adalah warna pelangi yang masing masing warna memiliki makna atau artinya tersendiri. Secara singkat warna aura menggambarkan keperibadian pemiliknya sebagai beriku :

Putih

Normal, Tenang

Potensi Kekayaan

Pink (Merah Jambu)

Senang, Bergairah

Daya Tarik Lawan Jenis Tinggi

Hijau

Damai, Senang Komunikasi Sosial

Cocok dan Suka Untuk Bermasyarakat

Merah

Emosi, Marah

Tempramental

Kuning

Senang & Sensitif

Periang Tapi Labil

Biru

Pribadi Tegas & Berwibawa

Memiliki Bakat Kepemimpinan dan Jabatan Yang Tinggi

Hitam

Keras

Penampilan Fisik Lebih Menonjol

bagaimana cara melihatnya :

  • Pada umumnya para pemula akan segera melihat warna kuning samar atau putih keabuan muncul di sekitar kepala sampai bahu atas. Pertahankan mata ke fokus yang sudah kita tangkap.
  • Semakin lama warna akan semakin tampak nyata, bahkan dengan ketebalannya yang berkisar antara 2–3 cm. Ada kalanya warna tertangkap akan hilang dalam sekejap, lalu muncul lagi. Ini terjadi karena mata kita belum terbiasa melakukannya. Ingat bahwa tidak semua orang menangkap warna yang serupa. Mungkin saja mereka menangkap warna yang berbeda. Tapi untuk obyek yang sama, biasanya warna yang paling dominan lah yang muncul dengan nyata.
  • Bila saat melihat obyek kita melakukan pernafasan dengan lebih keras, maka warna aura akan terlihat lebih cemerlang dan ketebalannya mengembang. Bila sedang menarik nafas, warnanya lebih redup serta ketebalannya berkurang.
  • Bila kita sudah berhasil menangkap warna dan bentuk aura pada kepala dan tubuh seseorang, maka saat kita menengok ke arah lain, bentuk dan warna aura yang sudah kita tangkap itu akan berpindah mengikuti arah pandangan kita.
  • Itu berarti kita sudah berhasil merekam apa yang dilihat, dalam beberapa saat warna itu masih mengendap dalam penglihatan kita.

selamat mencoba..

0 Responses to “Warna dan cara melihat AURA”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: